Love Oh Love 2

Author : Tsalza Shabrina
A/N : Aku mohon jangan jadi silent reader ya^^ karna setiap komentar kalian adalah penyemangat tersendiri buatku untuk melanjutkan FF ini 🙂
Happy read ^^

———

Yeoja itu mengetuk-ketukkan pulpennya bosan sembari membaca buku yang terbuka diatas meja. Sesekali ia menggerak-gerakkan kepalanya mengikuti alunan lagu yang ia dengarkan dari earphonenya. Tak jarang keningnya mengerut lalu mengangguk-angguk sendiri seolah telah mengerti.

Pagi ini, Rin Hyo memang sengaja berangkat pagi sebelum Kyuhyun menjemputnya. Ia masih kesal dengan Kyuhyun. Dan sialnya, ia baru tau dari Eun Jin jika hari ini ada tes tulis harian dari Lee seosangnim yang menjabat menjadi guru matematika killer itu. Akhirnya, ia memutuskan untuk memanfaatkan waktunya untuk belajar dan seperti kebiasaannya, dengan mendengarkan lagu.

“Hey!” panggil seorang namja yang sudah duduk didepannya, Cho Kyuhyun. Yeoja itu tidak bergeming dan hanya focus pada buku catatannya itu.

“Sam Rin Hyo! Kau tidak mendengarku?” tanyanya lagi. Karena kesal, ia akhirnya menarik paksa earphonenya itu dan alhasil Rin Hyo mengumpat sambil menatap garang Cho Kyuhyun.

“Apa yang kau inginkan , ha?!” bentaknya pada Kyuhyun yang mengganggunya itu. Kyuhyun hanya menatap Rin Hyo kesal.

“Aku dari tadi memanggilmu tapi kau tidak dengar.” Rin Hyo mengerut saat melihat sudut bibir Kyuhyun yang seperti bekas luka. Tangannya terulur untuk menyentuh luka itu, tapi Kyuhyun segera menjauhkan wajahnya sembari menangkap tangan Rin Hyo.

“Jangan disentuh.”

“Kau kenapa? Apa kau habis berkelahi?” Tanya Rin Hyo terdengar khawatir. Entah sejak kapan yeoja ini begitu peduli pada Cho Kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum.

“Ada suatu kecelakaan kecil.”

“Kau ini! Makanya berhati-hatilah… untung saja hanya luka kecil. Kalau parah bagaimana?” omel Rin Hyo sambil membuka tasnya untuk mencari sesuatu. Tak menunggu waktu lama, ia telah mengeluarkan plester dan dengan telaten menempelkannya di sudut bibir Kyuhyun.

Kyuhyun menatap yeoja dihadapannya ini dengan lembut. Seandainya, ia bisa mengutarakan perasaannya apa yeoja ini akan menjauhinya? Itulah yang ada dipikirannya saat ini. Tak terasa tangan Kyuhyun terulur untuk menyentuh beberapa helai rambut yeoja ini. Rin Hyo sedikit terkejut dan menatap Kyuhyun. Yang dirasakan yeoja itu sekarang adalah nyaman.

“Ehm..” terdengar suara deheman yang membuat mereka tersentak dan menjauhkan kedua diri mereka masing-masing. Yah… mengingat posisi mereka tadi sangat berdekatan dan Kyuhyun yang sedang menyentuh rambut Rin Hyo. Rin Hyo mengambil nafas dan membuangnya gusar dan canggung, sama seperti Kyuhyun.

“Hyo?” panggil seseorang yang memiliki deheman tadi. Rin Hyo terkejut saat Donghae sudah berdiri didekatnya. Sejak kapan Donghae oppa disini?

“Eh? Donghae oppa?! Waeyo oppa?” Wajah Donghae terlihat berbeda dari sebelumnya kali ini terlihat menahan amarah. Dengan cepat ia mencengkeram pergelangan Rin Hyo lalu menarik Rin Hyo keluar kelas.

“Ikut aku!” ucapnya. Rin Hyo hanya menuruti apa yang dikatakan Donghae. Tapi, sebelum itu ia menengok melihat Kyuhyun yang sedang menatapnya, segera ia mengalihkan pandangannya.

Kuharap kau bisa mengendalikan emosimu dan tidak berbuat kasar padanya hyung! Jika ia terluka, aku tak akan melepasmu hyung!

Donghae melepas cengkramannya saat mereka sudah berada di lorong yang sepi. Rin Hyo memegang pergelangan tangannya yang merah sambil meringis kesakitan. Rupanya, Donghae terlalu kasar padanya.

“Apa aku terlalu kasar padamu? Maafkan aku Hyo…” Rin Hyo tersenyum tipis sambil menggeleng.

“Jangan kau ulangi lagi oppa! Ini sakit!”

“Maaf hyo, aku tidak bermaksud…” ucap Donghae terpotong saat melihat pergelangan tangan Rin Hyo. Ia sangat menyesal, menyesal karna tidak bisa menahan emosinya dan melampiaskan pada yeoja ini. Yeoja yang ia sayangi ini.

“Gwenchana oppa. Kenapa kau membawaku kesini? Kelasku sudah mau mulai.”

“Tidak ada… aku hanya ingin menatap wajahmu. Aku merindukanmu…”

“Ke…kenapa begitu? Kita hanya terpisah tak sampai satu hari. Kau ini berlebihan sekali oppa!” ucap Rin Hyo gugup.

“Salahkah aku merindukanmu Hyo?”

“…” Donghae menghimpit tubuh Rin Hyo seakan membuatnya terpojokkan di tembok lorong itu.

“Kau tau apa yang kurasakan sekarang?” Rin Hyo menggeleng pelan, kedua mata mereka menatap satu sama lain.

“Aku menyukaimu Hyo… bahkan aku sudah mulai mencintaimu…” ucap Donghae yang membuat Rin Hyo terkesiap. Jantungnya seakan jatuh sekarang, tubuhnya melayang. Namja yang sangat ia sukai juga menyukainya bahkan berkata mulai mencintainya. Ia senang! Ya, ia sangat senang.

“A..aku… aku juga menyukaimu oppa… sangat menyukaimu.” Sedetik kemudian Donghae memeluk tubuh mungil Rin Hyo ini. Senyumannya tidak dapat ia bendung lagi, ia sangat sangat bahagia sekarang.

“Gomawo…. Gomawo Hyo-ah…”

KRING KRING

Bel pun berbunyi Rin Hyo segera melepas pelukan Donghae dan menatap jam tangannya.

“Aku harus masuk kelas sekarang.” Ucap Rin Hyo.

“Biar kuantar. Mulai detik ini, kekasihku yang cantik ini harus berada dalam jarak pandangku agar aku bisa menjaga dan melindungimu, arasseo?” Rin Hyo mengulum tawa gelinya dan mengangguk mantap. Mereka berdua bergandengan tangan menuju kelas Rin Hyo.

Sepasang mata yang menyiratkan amarah menatap tajam pada kedua orang yang sedang mengumbar kemesraan didepan pintu kelas yang memang terbuka. Rin Hyo terlihat selalu tersenyum saat Donghae mengacak pelan rambutnya, bahkan saat Donghae mulai berlalu dari Rin Hyo, yeoja itu masih menatap kepergian Donghae dan melambaikan tangan.

Namja yang terlihat menahan amarahnya ini menggenggam kuat bolpoinnya dan mengalihkan pandangannya.

“Kyu!” panggil Rin Hyo sambil menepuk bahu Kyuhyun dari belakang. Kyuhyun yang tidak sadar jika Rin Hyo sudah memasuki kelas sedikit terkejut dan membalikkan badannya pelan. Ia berusaha bersikap sebiasa mungkin tapi, sepertinya tidak bisa.

“Mwo?” balas Kyuhyun sedikit dingin.

“Lee seosangnim tidak masuk?”

“Katanya dia cuti karena mau melahirkan.” Rin Hyo mengangguk mengerti, saat Kyuhyun akan membalikkan badan lagi segera Rin Hyo menahannya.

“Kyu… aku ingin cerita.”

“Apa lagi? Kalau mengenai Lee Donghae aku tidak ingin mendengarnya.” Ucap Kyuhyun dingin.

“Wae?”

“Karna… karna dia sainganku disekolah ini. Karnanya aku jadi namja terpopuler nomor 2 disekolah ini, dia sainganku untuk mendapat perhatian yeoja,” Ucap Kyuhyun asal tapi memang nyatanya seperti itu. Ia hanya menggunakan alibi. Dan yeoja itu adalah kau Hyo!

“Aisshh… kau ini benar-benar kekanakan. Sekarang kau tenang saja, kau akan menjadi orang ter-populer di sekolah ini. Karna, Donghae hanya menatapku seorang!” ucap Rin Hyo girang. Rahang Kyuhyun mengeras dan menatap tajam Rin Hyo.

“Maksudnya?”

“Mulai sekarang dia milikku…” ucap Rin Hyo sembari tersenyum. Kyuhyun seakan tertohok mendengarnya, ia hanya tersenyum kecut lalu terdiam setelah itu Park seosangnim masuk kekelas. Pelajaran Park seosangnim benar-benar tidak masuk kedalam otaknya.

Apa Donghae hyung sudah menyatakannya? Apa aku terlambat? Apa mereka benar-benar sudah berpacaran? Dadanya serasa sesak, bahagia karna sudah menemukan kembali belahan jiwanya setelah mencari dan berharap selama 5 tahun bertemu dengannya, dan setelah bertemu inikah yang ia dapatkan? Itulah yang ia pikirkan saat ini.

***

“Aku menang Kyu!” Ucap Donghae yang sudah bersender diambang pintu kamar Cho Kyuhyun.

“Menang apa hyung?” Tanya Kyuhyun yang memang tidak mengerti sama sekali.

“Memenangkan hatinya.”

“Apa kau benar mencintainya hyung?” Donghae mendekat pada Kyuhyun dan duduk disebelahnya yang sedang duduk ditepi kasur. Donghae tersenyum tipis dan mengangguk.

“Dia… mengingatkanku pada Min Jung…”

“Hyung… jangan bilang jika Rin Hyo hanya pelampiasanmu saja” Donghae menggedikkan bahunya santai.

“Aku tidak tau,”

“Jika Min Jung kembali, apa kau akan kembali padanya dan meninggalkan Rin Hyo?”

“Tentu saja. Aku sangat mencintai Min Jung.”

BUKK

“Jika itu jawabanmu, putuskan dia sekarang hyung. Kau hanya akan menyakiti hatinya.” Kyuhyun mengatakan itu sambil menindih tubuh Donghae, kedua matanya menatap Donghae penuh amarah.

“Tidak bisa! Aku mencintainya, aku juga mencintai Rin Hyo.” Ujar Donghae tegas.

BUKK

Sekali lagi Kyuhyun memukul Donghae, Donghae yang sudah tidak tahan dengan sikap Kyuhyun langsung membalikkan tubuh Kyuhyun dan memukulinya.

“Kau sekarang berani memukulku? Rasakan ini!” Mereka berdua saling baku hantam tanpa henti sampai seorang yeoja paruh baya masuk kedalam apartemen Kyuhyun dan dengan cepat melerai kedua anaknya itu.

“Kyuhyun-ah… Donghae-ah… apa yang kalian lakukan ha?!” seolah tersadar mereka langsung berjauhan dan berdiri sambil sedikit meringis kesakitan. Kedua wajah mereka telah dipenuhi memar dan percikan darah.

“Apa ini yang selalu kalian lakukan? Bukankah eomma sudah bilang jangan bertengkar lagi!!! Donghae… keluarlah! Pulanglah kerumah!” Donghae menatap Kyuhyun bengis sebelum keluar dari apartemen Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah… mulai besok kembalilah kerumah. Cobalah berbaikan dengan hyungmu itu…”

“Dia bukan hyungku! Dan aku tidak akan kembali kerumah!”

“Cho Kyuhyun, jebal… dengarkan perkataan eommamu ini untuk kali ini saja.”

“Eomma? Tsk…” Dengan cepat Kyuhyun meninggalkan apartemennya.

***

“Hey!” Sapa Kyuhyun saat Rin Hyo membuka pintu rumahnya. Rin Hyo menghembuskan nafas malasnya dan berlagak seolah ia penguasa.

“Ayo bermain!” ucap Kyuhyun sambil tersenyum manis pada Rin Hyo. Sesaat kemudian Rin Hyo mengangguk dan mempersilahkan Kyuhyun masuk kerumahnya.

“Ya! Cho Kyuhyun! Kau curang….” Pekik Rin Hyo didepan layar TV didalam kamarnya. Mereka sedang bermain PS dikamar Rin Hyo.

“Aku tidak curang… itulah trik bermain sepak bola.” Ujar Kyuhyun masih focus pada permainannya.

“Gooolll… apa yang kukatakan… aku pasti menangkan?!” Rin Hyo menatap Kyuhyun malas lalu membanting Stick PS itu sembarangan.

“Stick PS itu tidak ada gunanya…” ucap Rin Hyo malas. Sejenak kemudian ia menatap Kyuhyun iba.

“Ya! Jawab pertanyaanku! Ada apa dengan wajahmu itu? Mengenaskan sekali.” Kyuhyun yang dari tadi menghindari pertanyaan itu hanya tersenyum.

“Ayo kita main lagi.” Ucap Kyuhyun mengalihkan pembicaraan. Rin Hyo menghembuskan nafasnya kesal lalu berjalan keluar lamar untuk mengambil p3k. Dengan telaten dan sabar ia mengobati memar Kyuhyun yang hampir merusak ketampanannya itu.

Teruslah seperti ini! Teruslah mengkhawatirkanku! Tak peduli kau mencintai siapa dan milik siapa, aku akan terus memperjuangkan rasaku Hyo!

“Kau ingin menjadi gangster atau apa ha?!”

“Lihat… kadar kejelekanmu jadi bertambah 2 tingkat kan?”

“Haahh… kau ini.. siapa yang memukulimu seperti ini? Luka disudut bibirmu jadi makin parah.”

Lee Donghae ! dia yang melakukan ini. Namjachingumu sendiri.

Kyuhyun hanya terdiam tanpa membalas omelan Rin Hyo yang semakin menjadi. Ia sangat menikmati setiap ocehan Rin Hyo, kekhawatiran Rin Hyo padanya, dan sentuhan Rin Hyo.

“Sudah selesai.” Ujar Rin Hyo lalu membereskan peralatan p3k nya. Kyuhyun sedikit kecewa saat Rin Hyo menyudahi kegiatannya. Tak lama, Rin Hyo masuk kembali kekamarnya dan mendapati Kyuhyun sedang bermain PS lagi. Rin Hyo tersenyum tipis lalu duduk disamping Kyuhyun.

Ada apa denganmu? Kemarin luka disudut bibirmu, sekarang wajahmu hampir hancur seperti ini. Tunggu… kenapa aku jadi mengkhawatirkannya? Bodoh kau Hyo!

“Kau tidak pulang? Ini sudah hampir malam.” Kyuhyun masih saja bermain tanpa memperhatikan Rin Hyo. Sebenarnya ia bisa saja bermain dirumah, tapi dengan adanya Rin Hyo disampingnya ia jadi semakin nyaman.

“Yes! Menang!” Pekik Kyuhyun lalu menoleh pada Rin Hyo.

“Pulanglah… ini sudah malam…” Kyuhyun tersenyum simpul dan berhasil membuat Rin Hyo sedikit gugup.

“Baiklah…” ucap Kyuhyun lalu membelai puncak kepala Rin Hyo dengan sayang.

“Aku pulang… ia mengambil tasnya lalu pergi dari hadapan Rin Hyo. Tanpa sadar Rin Hyo tersenyum melihat tingkah Kyuhyun.

***

Rin Hyo menggeliat pelan diatas kasur big sizenya itu. Ia menatap jam beker yang terus berdering diatas meja dekat kasurnya itu dengan keadaan setengah sadar. Kedua matanya langsung terbelalak saat mengetahui sekarang jam berapa. Dengan cepat ia melompat ke kamar mandi dan bersiap-siap dengan cepat . Saat ia keluar rumah ia sedikit terkejut saat kedua namja sedang menantinya diluar.

“Hyo-ah…” Panggil namja yang tadinya bersandar di mobil sport merah itu. Sedangkan Rin Hyo menatap namja yang sedang bersandar di Lamborghini bercat putih sambil menatap Rin Hyo malas.

“Kau berangkat denganku? Atau dengannya?” Tanya namja yang masih bersandar dimobil lamborghininya itu to the point. Namja itu Cho Kyuhyun namja yang selalu menjemput Rin Hyo. Dan satunya lagi Lee Donghae namja yang sudah berstatus sebagai namjachingunya.

Rin Hyo mulai gugup dan tidak tau harus berbuat apa. Ia bingung dan hanya terdiam ditempatnya tadi tanpa pergerakan apapun.Kyuhyun mendengus kesal lalu memasuki mobilnya.

“Aku pergi dulu!” ucap Kyuhyun dari dalam mobil lalu melajukan mobilnya meninggalkan Rin Hyo.

“Ayo… Hyo-ah…” ucap Donghae lembut sambil menarik tangan Rin Hyo yang masih mematung.

Sejak kejadian itu, Kyuhyun dan Rin Hyo menjadi semakin renggang. Dan Rin Hyo semakin dekat dengan Donghae. Sudah 3 hari ini Rin Hyo tidak menyapa Kyuhyun dan sebaliknya. Mereka dekat, tapi seperti ada sebuah tembok besar diantara mereka. Rin Hyo maupun Kyuhyun juga tidak nyaman dengan situasi seperti ini. Dan pada hari ini, mereka dikejutkan oleh suatu hal.

“Cho Kyuhyun kau berpasangan dengan Rin Hyo.” Mereka berdua sontak membulatkan mata mereka. Suasana menjadi canggung, tugas dari guru kesenian ini sungguh terasa berat oleh mereka. Padahal tugas itu sebenarnya terlalu mudah untuk Kyuhyun.

Tugas duet akapella yang harus ditunjukkan 2 minggu kedepan ini memang tidaklah sulit untuk Kyuhyun yang notabene-nya memang pintar menyanyi. Tapi tidak untuk Rin Hyo yang 0 dalam hal menyanyi, tapi dia nomor 1 untuk menari.

“Emm…. Seosangnim.. bisakah bertukar pasangan?” Tanya Rin Hyo begitu saja, bukan tidak mau. Ia sangat beruntung sebenarnya dapat berpasangan dengan Kyuhyun. Tapi, melihat situasi yang seperti ini ia takut Kyuhyun akan kasar dan dingin padanya. Dan membuat ia tidak nyaman. Sedangkan Kyuhyun, ia merasa terohok hatinya saat kata-kata itu keluar dari bibir Rin Hyo.

Apa kau benar-benar ingin menjauh, Hyo?

“Tidak bisa… ini sudah saya pikirkan dengan matang Rin Hyo.” Rin Hyo menghela nafasnya gusar, sebenarnya disisi lain ia senang. Entah kenapa ia merasa senang, tapi disisi lain ia takut suasana saat latihan tidak nyaman.

Berkali-kali Rin Hyo menghembuskan nafas beratnya saat ia memandang jam tangan yang melingkar manis di pergelangan tangannya itu. Ia menatapi layar handphone-nya juga , berharap ada kabar dari namja yang sedang ditunggunya itu.

Ia sedang berdiri dihalte dekat rumahnya dengan cemas karna sudah 30 menit namja itu tak kunjung datang. Sesekali ia memasukan dan mengambil handphonenya yang terletak di saku mantelnya.

“Kau menunggu lama?” suara bass itu membuat Rin Hyo tersentak dan menatap namja yang berdiri dihadapannya ini. Rin Hyo berdecak kesal sambil berlagak melihat jam tangan safir bluenya itu.

“30 menit lebih aku menunggu disini. Kenapa tidak kau jemput saja dirumahku sih? Kau tidak tau aku berdiri disini selama itukan? Kalau kau menjemput dirumah pasti aku bisa menunggumu sambil tiduran dikasur.” Ucap Rin Hyo kesal pada Kyuhyun.

Kyuhyun punya alasan mengapa menyuruh Rin Hyo menunggu dihalte. Karna, rumah Rin Hyo berhadapan dengan rumah Donghae. Ia mengerti apa yang akan dilakukan Lee Donghae padanya jika ia tau ia menjemput kekasihnya. Bukannya takut! Hanya saja… Kyuhyun tidak ingin merusak acaranya bersama Rin Hyo hanya karna kesalahpahaman Lee Donghae.

“Cerewet sekali. Masuklah ke mobil.” Ucap Kyuhyun ringan sembari mendahului Rin Hyo masuk kemobil-nya. Rin Hyo menghentakkan salah satu kakinya kesal sambil mengumpati Cho Kyuhyun itu. Tapi sebenarnya Rin Hyo senang, senang bisa memaki Kyuhyun lagi.

Hmmm…. Aku sangat merindukan suaranya. Tunggu! Hyo! Sadarlah! Apa yang kau fikirkan? Apa sekarang kau bilang jika merindukannya? Ohh tuhan… sadarkan aku!

Rin Hyo menggeleng-gelengkan kepalanya menyangkal fikiran aneh di otaknya itu.

“Kau tinggal sendiri?” Tanya Rin Hyo pada Kyuhyun saat ia baru menginjaki lantai apartemen Kyuhyun. Kyuhyun hanya mengangguk pelan dan berdehem meng-iya-kan.

“Hmm..” Rin Hyo sudah menduga Kyuhyun akan seperti ini. Ia hanya menghela nafas sejenak lalu mengalihkan pandangannya pada interior apartemen ini. Kyuhyun yang sebenarnya juga tidak nyaman juga ingin bersikap seperti dulu lagi, tapi entah kenapa ia tidak bisa.

Sudah sekitar 1 jam mereka berlatih tapi hasilnya nihil. Nafas Rin Hyo masih tidak bisa teratur dan juga Rin Hyo sering melakukan false.

“Atur nafasmu dulu! Menyanyi itu tidak sembarangan seperti menyanyi dikamar mandi. Sudahlah istirahat dulu saja. Kau mau minum apa?!” Tanya Kyuhyun kesal pada Rin Hyo yang masih belum bisa menyanyi dengan benar. Nyali Rin Hyo tiba-tiba mengkerut seperti bibirnya sekarang.

“Terserah kau saja!” ucap Rin Hyo lalu menghempaskan dirinya diatas sofa. Suasana kali ini menjadi sedikit cair saat mereka berlatih. Kyuhyun tidak lagi pendiam seperti tadi, buktinya sudah tak terhitung berapa kali Kyuhyun mengoreksi Rin Hyo dengan kata-kata yang pedas.

“Ini!” Kyuhyun menyodorkan secangkir coklat panas untuk Rin Hyo.

“Wooahh… pas sekali!” ucap Rin Hyo girang sembari melepas mantel panjangnya yang sedari tadi belum sempat ia lepas itu. Sekarang terlihatlah dress selutut Rin Hyo yang berwarna hijau tosca, terlihat sangat manis jika Rin Hyo yang memakainya.

Rin Hyo segera menyambar cangkir yang sedari tadi dipegang Kyuhyun itu dengan riang dan menyesapnya sedikit. Kyuhyun tersenyum samar menatap tingkah Rin Hyo lalu duduk disebelah Rin Hyo.

“Emm… Kyuhyun-ah…” Kyuhyun menatap Rin Hyo seolah berkata ‘apa?’ padanya.

“Emm… itu…. Apa kau masih marah padaku?!” ujar Rin Hyo. Kyuhyun sedikit tersentak lalu kembali menyesap cappuccino-nya.

“Kapan aku pernah marah padamu?” Rin Hyo segera melotot pada Kyuhyun.

“Heii… kau menjauh dariku!” ucap Rin Hyo tak terima . Kyuhyun hanya menggedikan bahunya ringan lalu meletakkan cangkirnya diatas meja.

“Memangnya kenapa? Kau mulai merindukanku ya?” goda Kyuhyun yang membuat Rin Hyo memerah .

Iya… aku sangat merindukanmu!

“A..ani… untuk apa aku merindukanmu? Aku sudah punya namjachingu!” ucap Rin Hyo asal. Rahang Kyuhyun mengeras kedua tangannya mengepal.

“Lee Donghae oppa… kau lupa jika aku sudah menjadi yeoja chingunya?” Ucap Rin Hyo lagi, ia salah mengartikan kemarahan Cho Kyuhyun. Ia kira Kyuhyun marah karna kalah pembicaraan, tapi sebenarnya Kyuhyun marah karna Rin Hyo menyebut nama Lee Donghae. Kyuhyun menyambar cappucinonya dan meneguknya sampai habis.

BRAK

Dengan kasar ia meletakkan cangkir kosong itu di meja. Rin Hyo sedikit tersentak dengan kelakuan Kyuhyun.

“Jangan menyebut nama itu lagi dihadapanku!” ucap Kyuhyun dingin. Rin Hyo jadi merasa bersalah dan bingung.

“Ke…kenapa memangnya?”

“Karna aku tidak suka.” Ucap Kyuhyun dingin sembari menatap manic mata yeoja yang ia cintai sejak dulu itu.

“Aku mencintaimu Hyo.” Rin Hyo terhenyak saat mendengar perkataan Kyuhyun. Tak bisa ia tepis sebenarnya Rin Hyo juga menyukai Kyuhyun tapi disisi lain ia juga menyukai Lee Donghae, namja chingunya sendiri. Ia meneguk salivanya dengan berat.

“A..aku…” Belum selesai Rin Hyo bicara Kyuhyun segera membungkam bibir Rin Hyo dengan bibirnya. Rin Hyo membulatkan kedua matanya, tapi setelah itu ia juga jatuh dalam ciuman Cho Kyuhyun.

“Kalian!” Suara seseorang membuat mereka tersadar dan segera menjauhkan jarak diantara mereka. Kedua mata Rin Hyo membulat saat menatap siapa yang berdiri tidak jauh dari sofa yang ia duduki. Kedua matanya terlihat penuh amarah. Rin Hyo hanya bisa menunduk dan merutuki semua kelakuannya sendiri. Sedangkan Kyuhyun menatap datar orang itu sembari menampilkan sedikit evil smirk nya.

-To be Continued-

Advertisements

4 thoughts on “Love Oh Love 2

  1. wow aku punya pertanyaan
    knp kyuhyun sama donghae bisa sodaraan ? orang tua mereka nikah kah ?

    udh kasihan tau rin hyo di mainin sama donghae

  2. udhlah kyuppa sma aq aja, tntang aq trima spnuh hati.. hihi
    rin hyo cuma di jdiim plampiasan doank?? ckck jhay skali si lee donghae itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s