CONTRAST 12

CONTRAST 12 –END

 cntrs

Author : Tsalza Shabrina

Happy read ^^

 

Satu hal yang sangat didambakan oleh setiap manusia,

Kebahagiaan.

***

Six years later.

Busan.

 

            Sam Rin Hyo menggosok – gosokkan seutas kain basah diatas lantai kayu ruang tengah rumah ibunya dengan penuh semangat. Sam Jung Ah yang tengah menonton televisi itu sudah berkali – kali menyuruh Sam Rin Hyo untuk menghentikkan aktivitasnya karena variety show kesukaan mereka sedang disiarkan. Namun gadis keras kepala itu tetap kekeuh dengan apa yang ia lakukan, tak mengindahkan ucapan ibunya.

“Selesai!” seru Rin Hyo seraya tersenyum puas dengan hasil kerjanya. Ia menaruh kain basah itu didalam ember yang berada di kamar mandi, lalu dengan berjingkat – jingkat ia kembali menemani ibunya menonton acara yang sangat terkenal karena kekocakannya. Running man. Continue reading

Contrast 11

CONTRAST 11

 cntrs

Author : Tsalza Shabrina

Pada akhirnya semua kembali kedasar,

Dimana setiap orang memiliki satu warna dasar, yakni putih.

***

Disaat ketegangan antar Soohyun dan Kyuhyun terjadi, diam – diam Song Joong Ki mengambil pistolnya dari celana lalu dengan gerak yang begitu tenang dan hati – hati, ia menodongkan pistol itu kearah Kim Soohyun.

Namun bukan Kim Soohyun namanya jika tidak mempunyai mata setajam elang. Pria itu dapat melihat pergerakan Joong Ki dari ekor matanya. Disaat Kyuhyun hendak mengambil pistolnya, bersamaan dengan itu Joong Ki hampir menarik pelatuknya sebelum akhirnya suara letupan pistol terdengar. Continue reading

Broken Arcane

Broken arcane

Author : Tsalza Shabrina

Genre : Ficlet

Cast. : Cho Kyuhyun | Sam Rin Hyo | Sam Jung Hee

A/N : Ini uda lama buatnya, jadi ya maaf aja yaa kalau agak mengecewakan-mungkin buat kaliaan *bow

Happy read 🙂

 

“Kita berpisah saja, Hyo!” Aku membeku mendengar kalimat yang terasa menusuk itu. Telingaku serasa berdengung, tak rela mendengar kata demi kata yang terlontar ringan dibibirnya.

“Apa?” ujarku dengan suara yang terdengar lirih menyedihkan. Ia membuang napas kasar dan menatapku tajam, aku tidak terkejut dengan tatapan itu. Tatapan yang sudah sering kuterima selama 5 bulan kami menjalin hubungan. Nada bicara dingin, tatapan tajam dan ia yang selalu mengacuhkanku sudah sangat sering kuterima hingga aku merasa terbiasa. Continue reading